Mataram – Kabar gembira buat warga Gili Trawangan. Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menegaskan PDAM Amerta Dayan Gunung siap memasok 70 meter kubik air bersih setiap hari ke pulau wisata itu.
“Pasokan air ini dilakukan secara berkala sembari menuntaskan persoalan penataan regulasi di pemerintah pusat,” kata Najmul di Mataram, Senin (7/9/2026).
Berdasarkan pendataan lapangan, kebutuhan air bersih di Gili Trawangan mencapai 60–70 meter kubik per hari untuk sekitar 600 kepala keluarga. PDAM sudah mulai mengalirkan air ke pemukiman warga.
Untuk sementara, biaya operasional penyaluran air ditanggung lewat kebijakan internal PDAM. Bahkan, di tahap awal ada kemungkinan air digratiskan sebelum disesuaikan dengan regulasi resmi.
Selain urusan air, Pemkab Lombok Utara juga mendorong pembentukan badan otoritas khusus untuk mengelola kawasan Tiga Gili (Trawangan, Meno, dan Air). Tujuannya mempermudah perizinan dan tata kelola kawasan wisata.
Bahkan, saat ini sedang diproses pembentukan Tiga Gili menjadi satu kecamatan tersendiri. “Sekarang ini rencana kita membuat tiga gili ini menjadi satu kecamatan dulu. Itu sedang berjalan regulasinya,” jelas Najmul.
Sembari menunggu regulasi jangka panjang, tanggung jawab penuh suplai air bersih diserahkan kepada PDAM. “Jadi, nanti PDAM yang bertanggung jawab. PDAM yang juga mengalirkan air,” tegasnya.
Pemkab Lombok Utara bersama Pemerintah Provinsi NTB juga kembali mengeluarkan diskresi kepada PT Tiara Cipta Nirwana (TCN) agar tetap menyalurkan air di Gili Trawangan sambil menunggu perizinan dari pusat.
“Kami minta keran airnya dibuka sembari PT TCN mendapat perizinan dari pusat,” ujar Najmul.
Dengan langkah ini, warga Gili Trawangan dijamin tidak kekurangan air bersih. Sementara tata kelola kawasan wisata terus diperbaiki agar lebih tertib dan berkelanjutan.Guf
PDAM Siap Kirim 70 Kubik Air ke Gili Trawangan, Bupati Pastikan Warga Tak Kekurangan
